terbangun di keremangan subuh.03.45.
pengen narik selimut ge,,,tapi otak ku yang belum 100% bekerja mulaiteringat dengan uas hari ne, dengan 3 mata ujiannya,,,,
ufh,,,,
dengan setengah hati melangkah kaki ke kamar mandi(yang sangat sulit di jangkau oleh orang yang berada di lantai 2 seperti q),,
suara langkah q bergema di lantai asrama yg dingin,memecah kebisuan pagi ne,suara nafas anak asrama yang terbuai mimpi bagaikan suara malaikat yang selalu mendoakan kami agar mendapat ilmu yang di berkahi allah,,
aq tersenyum kecil,teringat tahun pertama q berada di pesantern ne,,,,kne q bkan ge anak baru tamat sekolah dasar yang kemana - mana membawa matan aljurumiyah sambil menghafal undang2 kalam.
lamunan q buyar mendengar suara air kran yang masuk ke dalam bak besar yang terletak di tengah kamar mandi.
setelah selesai berwudu' dan bersih - bersih, q kembali ke kamar,q tunaikan shalat tahajud, berharap tuhan membuka pintu rahmat nya kepada q.
07.15
q ayunkan langkah q menuju sekolah tercinta.sampai di sekolah bel tanda ujian di mulai berbunyi,dan dia lagi lagi terlambat.
dia.orang yang diam diam ku sukai, aku sering berfikir,apakah aku pantas untuk menyayangi nya????????????
aku selalu takut dy mengetahui perasaan ku dan kemudian membenci ku, dan akhir akhir ne q merasa dy mengetahui nya.
q berusaha konsentrasi dengan soal soal di depan ku.....
begitu juga saat pergantian jam, aku berusaha menjauh dari nya(meski seperti nya thu tak perlu aku lakukan coz dy sudah lebih dahulu menghindari ku)
dan kau tau sobat?????????
sepulang ujian dy benar benar tidak menyapa ku seperti yang biasa dy lakukan, dy terlihat sangat akrab dengan teman2 q yang lain,tapai dengan q?dy begitu dingin.
dengan gontai q langkah kan kaki q ke tempat q berlindung, tinggal dan menumpahkan segala masalah q selama 6 tahun ne, asrama tercinta,,,,,
q betul2 merasa seperti orang bodoh, q bingung melihat sikap dingin nya pada ku,,,,q ingin bertanya pada nya, tapi q hanya berani berteriak pada awan yang membisu, daun daun pisang yang melambai gontai seakan mewakili perasaan ku yang hancur
candung,15.47